Minggu, 04 November 2012

"Hiksss,, I wanna be a....... too!"

Whoaooamm…
Sekarang sudah lewat tengah malam saat saya menulis ini. Rasanya saya tidak bisa tidur jika jaringan internetnya lagi ramai lancar seperti ini. Mau dipake buat balapan juga boleh, Hehhee. ^__^
Malam tadi, saya menemani Ayah pergi ke sebuah pesta pernikahan salah seorang kerabat. Ibu saya tidak bisa pergi karena di rumah sedang ada kerabat lain datang berkunjung, sehingga saya yang harus mendampingi Ayah ke pesta tersebut.
Di tengah keramaian acara, saya bertemu dengan beberapa teman lama (mereka adalah teman semasa Sekolah menengah pertama dahulu). Di sinilah inti dari cerita saya ini bermula.
Saya yang terlebih dahulu melihat teman saya tersebut, sehingga saya pun langsung menegurnya. Dan, yang membuat saya terkejut adalah karena teman saya tersebut tidak hanya bertambah manis, tetapi juga bertambah berat badannya. (Jadi gue harus salto sambil bilang wow gitu??) ^__^
(jHarus donkk!!xixixi...) Wow! Pikirku saat melihatnya. Baru beberapa bulan setelah terakhir kali kami bertemu, perbedaanya begitu besar. Setelah saling menyapa dan menanyakan kabar, tanpa pikir panjang saya langsung menyerangnya dengan berbagai pernyataan dan pertanyaan tentang perubahan pada tubuhnya tersebut yang katanya hampir mencapai 56 kg untuk gadis seusia 23 tahun dan tinggi tidak lebih dari 157 cm.
Hal yang menarik adalah, alih-alih menjawab malah saya yang diserang balik dengan satu pertanyaan.
"Kenapa kamu jadi sangat kurus, sayang??"
Dorrr,,,!!! Dan meletuslah balon cerewet itu (kasihan, kasihan, kasihan!).
Saya tiba-tiba jadi sosok yang kehilangan nyawa dengan bola mata yang meloncat keluar dari tempatnya, mulut melongo membentuk huruf "O" besar, sehingga jika ada sekumpulan lebah di dekat saya saat itu, mungkin mereka akan berpikir membentuk sarang disitu. Ckckck....
Eitss,, jangan bayangkan persis seperti itu. Tapi, bayangkan yang kalian bisa gambarkan dalam imajinasi kalian adegan yang lebih menggelikan, lebih memalukan dan... lebih lebay dari yang pernah ada. ^^
Ya, ampun...sebegitu kuruskah diriku?? Tanya Budi. (Lho, kok tiba-tiba ada Budi sih, kapan nongolnya??)
Kalau menurut dokter sih katanya, saya ini gak bisa dibilang kurus. (Jadi apa donk??)
Sabarr,, sekedar ngasih info yah. Saya sekarang berusia 23 tahun, dengan berat 47 kg (itu pada saat kunjungan pemeriksaan dokter gigi bulan lalu) dan tinggi 159 cm (Hiksss,, pendek amat buk!!). Katanya gak ada masalah, Berat Badan boleh nyusut tapi sampai batas 45 kg, dan masih bisa nambah sampai 52 kg (kalo saya gak salah dengar waktu itu, abis kepikiran TB saya koq cuma segitu,, kirain bisa nyamain tingginya Yuri SNSD,, OMG!! Xoxoxoxo..)
Nah, kemungkinan besar teman saya berpendapat demikian disebabkan oleh:
a.       Teori Sickness Effect (apa-apaan nih??), artinya dua minggu sebelum saya bertemu dengannya saya sempat terjangkit "Radang Tenggorokan". Jangan dianggap sepele loh, soalnya yang pernah terjangkit penyakit ini pasti gak bakalan mau kena yang kedua kalinya. Namanya sih gak serem amat, tapi behh,,efeknya luar biasa banget deh! Mau nelan saliva kita aja susah, apalagi mau nelan air atau makanan lembek kayak bubur sekalipun, sakitnya minta ampun. Tapi, waktu kasus saya saat itu, kata orang sih hajjaar aja tuh makanan, daripada mati kelaparan. Yah, walaupun makannya cuma semangkuk bubur doang dalam sehari. Semangkuk itu udah jadi makan tiga kali sehari, dikit-dikit. Karena sempat penasaran dengan Radang Tenggorokan, akhirnya saya tanya tuh Mbah yang lagi laris manis kalo lagi mau minta jawaban,, “Mbah Google”.  Ternyata eh ternyata, gambar yang muncul tuh tenggorokan yang warnanya pada jadi putih semua karena serangan jamur,, Ihh..!! jijik minta ampun kalo ingat itu lagi. Bayangkan, koloni jamur yang biasa kalian liat di pohon lapuk (tapi gak itu juga sih jenis jamurnya). Gara-gara koloni jamur Streptokokus itu bersemayam di tenggorokan saya selama beberapa hari, mungkin salah satu penyebab kejadian “Koq kamu kurus?”.
b.      Teori Insomnia, artinya yah udah pada baca kan paragraf pertama di atas, saya nulis ini jam berapa. Apalagi jam segini koneksi internetnya bisa dipake pulang pergi My HomeàSeoul untuk sekedar kasih kecupan hangat buat Oppaku tersayang, Lee Donghae,, xoxoxo.. ^__^ (Ngarep.com). Kurang tidur sama aja gak ngasih tubuh buat istrahat(Pastilah!). Gimana mau nambah BB kalo kayak gini?? Ckckck.
c.       Teori Food Selectionner. Saya sebenarnya bukan pemilih makanan yang ekstrim, hanya terkadang gak suka bau ikan. Padahal kan kita semua tau ikan itu termasuk salah satu sumber protein yang dibutuhkan tubuh. Seseorang yang ingin tubuhnya berisi tapi gak gemuk artinya butuh protein lebih banyak dibandingkan lemak. Ini disebabkan protein membantu pembentukan otot sehingga membuat tubuh berisi tapi bukan dari lemak. (Dasarr,, tau teori doang gak dipraktekkin!). selain ikan, telur juga merupakan sumber protein. Nah, kalo telur saya gak bisa makan terlalu banyak soalnya takut “si bandel bulat merah mengumpal” (baca:jerawat) nongol lagi di wajah saya. Hmm!!
d.      Teori “Utang puasa Ramadhan”, kayaknya ini juga jadi penentu kenapa teman saya beranggapan (emang kenyataan koq!) kalo saya itu kurus. Ramadhan tahun ini saya utang puasa 7 hari (alamakk,,banyak amat buk?). Nah, seminggu sebelum kejadian tersebut terjadi adalah karena saya lagi bayar utang puasa tersebut seminggu pol (Alhamdulillah, lunas ya Allah). Tau sendiri kan kalo yang namanya puasa artinya nahan amarah, godaan, nafsu, serta nahan diri dari kegiatan makan dan minum dalam bentuk apapun (ya iyalah! Prett..).

Nah,,setelah cuap-cuap panjang yang bikin kantuk saya memuncak, saya hanya mohon bantuan dari kalian gimana caranya nambahin berat badan saya seperti saran dokter  tadi. Atas segala khilaf yang tertuang dalam tulisan saya ini sekiranya mohon maaf yah ^_^!! Dan atas segala bantuan dalam bentuk saran atau kritik yang membangun, saya setulus hati mengucapkan Terima kasih! Xie Xie! Gamsahamnida! Thank you! Merci! Arigatoh gozaimasu! De el el. Mohon suppportnya yah untuk blog ini,, hehhee.

Sincerely,
Yanntastics

NB: Buat teman saya di pesta, I love U ^_^! Makasih, kata-katamu mengalihkan duniaku sehingga tulisan ini dibuat,, hehhee.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar